Inilah Strategi Investasi Obligasi yang Wajib Diketahui – immaku.com

Immaku.com – Inilah Strategi Investasi Obligasi yang Wajib Diketahui – Investasi obligasi tentunya memerlukan strategi khusus untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Cara kalian berinvestasi dalam obligasi untuk jangka pendek atau jangka panjang sebenarnya tergantung pada tujuan investasi dan jangka waktu, jumlah risiko yang akan kalian ambil, dan juga status pajak milikmu.

Perlu diingat bahwa pentingnya diversifikasi saat mempertimbangkan strategi investasi obligasi. Sebagai aturan umum, tidak ada ide bagus untuk memasukkan semua aset dan risiko ke dalam satu kelas aset atau investasi.

Untuk itu, simak di bawah ini strategi investasi obligasi yang wajib kamu ketahui, terutama bagi kamu yang berencana atau sedang melakukan investasi obligasi.

Strategi Investasi Obligasi yang Wajib Diketahui

Bagi kalian yang sudah melakukan investasi obligasi, atau masih mempertimbangkannya, kalian harus simak beberapa strategi investasi obligasi di bawah ini.

1. Melestarikan Pokok dan Pendapatan Bunga

Jika kamu ingin menyimpan uang dalam keadaan utuh dan bertujuan untuk mendapatkan bunga, maka kamu harus pertimbangkan strategi “beli dan tahan”.

Bila kamu berinvestasi dalam obligasi dan menahannya sampai jatuh tempo, maka kamu akan mendapatkan pembayaran bunga, biasanya dua kali setahun, dan menerima nilai nominal obligasi pada saat jatuh tempo.

2. Memaksimalkan Pendapatan

Jika tujuan kamu untuk memaksimalkan pendapatan bungamu, biasanya nanti kamu akan mendapatkan kupon yang lebih tinggi untuk obligasi jangka panjang.

Dengan lebih banyak waktu untuk jatuh tempo, obligasi jangka panjang lebih rentan terhadap perubahan suku bunga. Maka dari itu, maksimalkan pendapatannya.

3. Mengelola Risiko Suku Bunga: Tangga dan Batu

Investor buy-and-hold mampu mengelola risiko suku bunga dengan menciptakan portfolio obligasi “laddered” dengan jangka waktu yang berbeda-beda, misalnya: satu, tiga, lima dan sepuluh tahun.

Portofolio laddered memiliki prinsip yaitu dikembalikan pada interval yang ditentukan. Ketika satu obligasi jatuh tempo, maka kamu akan memiliki kesempatan untuk menginvestasikan kembali hasilnya pada masa akhir jangka panjang jika kamu ingin mempertahankannya.

4. Menstabilkan Kinerja Investasi Saham

Karena tingkat pengembalian pasar saham biasanya lebih tidak stabil atau berubah daripada tingkat pengembalian pasar obligasi, dan menggabungkan dua kelas aset.

Hal tersebut dapat membantu menciptakan keseluruhan portofolio investasi yang menghasilkan kinerja yang lebih stabil dari waktu ke waktu. Pasar saham dan obligasi terkadang bergerak ke arah yang berbeda: pasar obligasi naik saat pasar saham turun dan sebaliknya.

5. Menyimpan untuk Tujuan Masa Depan yang Pasti

Jika kamu memiliki anak yang berusia tiga tahun, kamu mungkin akan menghadapi tagihan kuliah pertama pada 15 tahun dari sekarang. Mungkin kalian mengetahui tahu bahwa dalam tempo 22 tahun, kalian akan memerlukan uang muka untuk tempat tinggal kalian.

Karena obligasi memiliki tanggal jatuh tempo yang ditentukan, mereka bisa membantu kalian untuk memastikan uang itu ada saat dimana kalian membutuhkannya.

Akhir Kata

Semoga informasi yang telah admin sampaikan di atas tentang Strategi Investasi Obligasi yang Wajib Diketahui, bisa membantu kalian dan bermanfaat juga bagi kalian terutama yang ingin melalukan investasi yang satu ini, terimakasih.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.