Keinginan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan perekonomian disebut

Ilustrasi kegiatan ekonomi. Credit: pexels.com/Dominika

Bola.com, Jakarta – Untuk memenuhi kebutuhan, setiap orang memerlukan langkah-langkah dan tindakan. Tindakan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya mampu dikatakan sebagai tindakan ekonomi.

Tindakan yang dilakukan seseorang absolut mempunyai alasan yang terang atau sebab ada dorongan yang kuat untuk melakukan tindakan ekonomi tersebut.

Alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi disebut motif ekonomi. Motif ialah alasan seseorang untuk melakukan sesuatu atau dorongan dari dalam diri manusia untuk berbuat atau bertindak.

Bermacam-macam alasan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan, memperoleh keuntungan, kekuasaan ekonomi, dan lain sebagainya.

Setelah kebutuhan yang satu terpenuhi, biasanya akan muncul kebutuhan lainnya. Sedangkan alat pemuas kebutuhan terbatas.

Itulah mengapa, tindakan yang dilakukan oleh seseorang harus berpedoman pada prinsip ekonomi, yaitu dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh akibat maksimal.

Jadi, tindakan ekonomi harus didorong oleh motif ekonomi dan didasari adanya prinsip ekonomi. Dengan begitu, kebutuhan ekonomi akan seimbang.

Motif dan prinsip ekonomi ada banyak sekali macam. Krusial untuk mengetahui macam-macam motif dan prinsip ekonomi tersebut?

Berikut ini rangkuman perihal macam-macam motif dan prinsip ekonomi, mirip dilansir dari laman sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id, Senin (30/8/2021).

  • Motif untuk Memenuhi Kebutuhan

Seseorang yang ingin melakukan kegiatan ekonomi didasari atas satu tujuan yaitu memenuhi kebutuhan hidup. Untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, setiap orang memiliki kebutuhan, baik berupa barang maupun jasa yang harus dipenuhi.

Seseorang memenuhi kebutuhan hidupnya dilatarbelakangi adanya motif untuk menerima laba/keuntungan. Motif ini adalah dorongan yang timbul dengan tujuan untuk memperoleh tambahan manfaat, baik berupa uang maupun barang.

Dengan menerima keuntungan, diperlukan kekayaan seseorang mampu bertambah dan mempertahankan kelangsungan hidupnya secara lebih baik.

Motif sosial ialah segala sesuatu yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi, terutama sebab ingin menolong sesama.

Taraf kemiskinan di sejumlah wilayah makin bertambah. Kondisi tersebut yang menjadikan seseorang terdorong untuk saling membantu. Keinginan untuk membantu sesama ini dapat digolongkan dalam perbuatan yang berlandaskan motif sosial.

  • Motif menerima penghargaan

Penghargaan dari orang lain mampu menawarkan kepuasaan tersendiri, termasuk bagi pelaku kegiatan ekonomi.

Pengusaha yang telah menerima keuntungan/laba yang tinggi berusaha menerima kepuasan selain laba, yaitu pengakuan dari konsumen bahwa produknya diterima dengan baik.

Motif untuk menerima kekuasaan ekonomi ialah cita-cita manusia yang sudah makmur, tetapi masih melakukan tindakan ekonomi sebab dorongan untuk memperoleh kekuasaan di banyak sekali kegiatan perjuangan dalam perekonomian.

Nir sedikit para pengusaha yang telah memiliki beberapa cabang perusahaan terus berbagi usahanya dan tidak takut ancaman pesaing. Hal itu sebab memiliki cita-cita untuk menguasai pasar.

Alasan seorang pejabat melakukan kampanye politik ialah agar mereka mampu menduduki jabatan penting di Lemabaga DPR/MPR. Segala cara mereka lakukan untuk menerima apa yang mereka inginkan tersebut.

 Prinsip Ekonomi Produsen

  • Menghasilkan barang yang berkualitas.
  • Menekan biaya produksi serendah mungkin.
  • Mencari keuntungan maksimal.
  • Menghasilkan barang yang diminati dan selalu dicari oleh konsumen.

Prinsip Ekonomi Distributor

  • Menyalurkan barang dan jasa pada konsumen sempurna waktu.
  • Memeratakan akibat produksi ke daerah-daerah yang memerlukan.
  • Membuat harga barang stabil atau tidak mengalami gejolak.

Prinsip Ekonomi Konsumen

  • Menerima kepuasan semaksimal mungkin.
  • Terpenuhinya kebutuhan hidup.
  • Terhindar dari sifat P-Media.
  • Menerima barang yang bermutu dengan harga murah.
  • Terjadinya penghematan atau tidak.

Sumber: Kemdikbud

Segala tindakan seseorang sudah absolut dilatarbelakangi oleh alasan tertentu. Alasan itu seolah mendorong orang untuk melakukan tindakan tertentu. Niat yang berperan sebagai pendorong tersebut dinamakan motif. Motif sendiri berasal dari kata Latin movere, yang berarti “mendorong”. Lantas, apa yang disebut motif ekonomi?

Motif sebagai pendorong suatu tindakan berlaku juga dalam kegiatan ekonomi. Motif ekonomi ialah alasan yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi. Motif ekonomi mampu berasal dari diri sendiri mampu juga dari luar.

Motif ekonomi dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya motif ekonomi yang didorong oleh cita-cita untuk memenuhi kebutuhan, cita-cita untuk memperoleh laba atau penghasilan, cita-cita untuk menerima kedudukan, cita-cita untuk meningkatkan status sosial dan membantu sesama.

1. Motif memenuhi kebutuhan

Motif memenuhi kebutuhan erat kaitannya dengan upaya manusia dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Motif ini adalah motif paling mendasar sebab dimiliki oleh setiap orang. Misalnya, perilaku supir angkot menarik penumpang di terminal, jerih payah burung angkut barang di pasar, negosiasi pengusaha dengan pemasok dari bahan baku, beberapa siswa yang belajar kelompok dan lainnya.

2. Motif memperoleh laba atau penghasilan

Motif ini berkaitan dengan upaya menerima keuntungan perjuangan ataupun upah akibat kerja. Motif laba terdapat pada produsen dan wirausaha, sedangkan motif penghasilan terdapat pada orang yang bekerja pada orang lain.

Bagi produsen dan wirausaha, laba yang diperoleh digunakan untuk membiayai dan berbagi perjuangan, serta untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bagi kalangan pekerja, penghasilan yang diperoleh digunakan untuk membeli barang dan jasa kebutuhan.

3. Motif menerima kedudukan

Motif ini erat kainnya dengan posisi yang dinginkan seseorang yang akan menguntungkan dirinya secara ekonomi. Posisi yang semakin tinggi akan membuka peluang meraih keuntungan eknomis yang semakin tinggi pula.

(Baca juga: Keunggulan dan Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar)

Misalnya, seorang waryawan yang acapkali lembur untuk menerima tambahan penghasilan. Selain penghasilan, pekerja ini juga tentunya memiliki cita-cita bahwa usahanya ini akan memuluskan ambisinya untuk naik jabatan yang lebih tinggi.

4. Motif meningkatkan status sosial

Motif ini berkaitan dengan upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat. Semakin seseorang dipercaya oleh masyarakat, semakin terbuka peluang untuk meningkatkan status sosialnya. Yang mengangkat status sosial itu bukan dirinya, melainkan masyarakat.

MIsalnya, seorang pengusaha dikenal jujur dan ramah. Produk dari perusahaannya telah dikenal luas. Pengusaha itu selalu aktif dalam banyak sekali kegiatan kemasyarakatan di lingkungan perumahan. Ia pun selalu hadir dalam beberapa kegiatan sosialitas. Ketika ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di kotanya, masyarakat pun banyak yang mendukung dan memilihnya.

5. Motif membantu sesama

Motif ini berkaitan dengan kegiatan menolong orang lain tanpa pamrih apapun. Motif ini dikenal juga sebagai motif sosial. Kegiatan ekonomi yang dilakukan tidak hanya untuk memeroleh laba ataupun penghasilan, melainkanmenolong orang lain yang kekurangan.

Misalnya, sejumlah perusahaan membuka poliklinik gratis untuk masyarakat sekitar. Atau, seseorang bekerja keras agar sebagian penghasilannya dapat disumbangkan ke panti asuhan.

Seseorang melakukan tindakan ekonomi dikarenakan 4 faktor, yaitu motif untuk memenuhi kebutuhan, motif berbuat sosial, motif untuk menerima penghargaan, dan motif memperoleh kekuasaan. Motif ekonomi adalah suatu cita-cita atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi didasari pada 4 motif, yaitu:

  1. Motif untuk memenuhi kebutuhan. Motif ini adalah motif paling utama dalam mendorong motif ekonomi. Motif ini mendorong seseorang untuk memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.
  2. Motif berbuat sosial. Di dalam diri seseorang teradpat cita-cita untuk menolong orang lain atau ingin membantu sesama manusia. Contohny ialah dengan membantu fakir miskin yang membutuhkan
  3. Motif menerima penghargaan. Suatu penghargaan diperoleh apabila ada perjuangan dengan rajin untuk memperolehnya. Penghargaan yang diperoleh tidak hanya dalam bentuk kebanggaan atau rangking, namun juga dalam bentuk peningkatan status sosial
  4. Motif memperoleh kekuasaan. Motif ini ada dikarenakan rasa tidak puas terhadap apa yang diperoleh, sehingga terus melakukan kegiatan dan berbagi perjuangan.  

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.