Viral Peserta FPI Reborn Dukung Anies Capres Ngaku Dibayar Rp150 Ribu! – immaku.com

Immaku.com – Viral Peserta FPI Reborn Dukung Anies Capres Ngaku Dibayar Rp150 Ribu!

Immaku.com – Aksi kelompok bernama FPI Reborn mendukung Anies Baswedan untuk calon presiden 2024 menjanjikan bayaran Rp 150.000 per orang.

Hal itu berdasarkan pengakuan koordinator aksi KH Khairul Anam yang menjadi viral di jejaring sosial. Dalam video tersebut, Anam mengaku dihubungi satu hari sebelum program Patung Kuda oleh seorang pria bernama Edy.

“Atas nama KH Khairul Anam, aku mohon maaf kepada Front Ikhwanul Muslimin, yang tadi malam aku sampaikan kronologis sebenarnya.” kata Anam. “Paginya aku ajak jemaah dan mahasiswa untuk mengantar aku ke Monas. Pukul 07.00 WIB aku keluar dari kawasan dan eksklusif menuju ke kawasan yang ada di Monas. Sesampainya di kawasan aku kaget dengan tempatnya,” ujarnya . Hura. .

Anam kaget sebab kendaraan beroda empat komando sedang membagi-bagikan bendera bertuliskan ‘FPI’. Ad interim tidak ada pejabat FPI di kawasan tersebut. “Aku merasa ditipu, aku berbohong dan aku menggunakan pria itu,” katanya. Anam mengatakan, program FPI Reborn untuk mendukung Anies sebagai calon presiden berakhir pada pukul 11.30 WIB. Terlihat ketika hendak pulang, massa yang mengikuti program FPI Reborn mendapat uang tunai Rp 150 juta.

“Di pool bus, Pak Edy menawarkan uang ke masing-masing gereja, masing-masing mendapatkan Rp 150.000. Makanya kami merasa pria itu benar-benar ditipu,” katanya.

Ad interim itu, Ketua FPP FPI Aziz Yanuar mengatakan Khairul Anam belum mendapatkan permintaan maaf eksklusif dari FPI. Tapi Aziz mengatakan dia tidak akan mempertanyakan kasus itu

“Permintaan maaf terbuka. FPI tidak membuat alasan sebab setahu aku, bagian dari revolusi moral ialah sulit untuk marah dan mudah untuk memaafkan. Kalau disertai dengan mulut bersalah dan tekad untuk tidak berbuat apa-apa. jadi.” pun,” katanya.

Aziz mengatakan, partainya tidak pernah menggalang massa di tahun-tahunnya untuk mendukung seseorang yang akan menjadi capres pada 2024, termasuk Anies Baswedan. Azis menyebut ada oknum yang sengaja menggunakan nama FPI untuk mendukung Anies. “Ada yang menggalang massa tanpa nama dengan menggunakan nama dan bendera yang diproklamirkan oleh FPI dan mengenakan pakaian putih untuk mendukung beberapa capres pada pemilihan umum 2024 di Bundaran Patung Kuda pada Senin 6 Juni 2022,” ujarnya. .

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.